Jumat, 30 Oktober 2015

Trip Dua Krucil Kuat

Entah ya, ini anak siapa hahahaha :))


Masih tentang jalan-jalan ke Bromo. Tapi kali ini saya mau sedikit cerita tentang duo krucil yang ikut serta trip ke Bromo, Alisha dan Rafa.

Sebelum berangkat ke Bromo sebenarnya kami emak & bapaknya, juga Kris emaknya Rafa sempat terbersit rasa kuatir dengan dua bocah gasing ini. Kuatir dengan kondisi fisiknya, kuatir kesehatannya. Secara yang tua aja rasanya badan kaya hampir mau roboh. Kalau sudah begini baru deh ingat angka umur *ngakak kece*.

Kamis, 29 Oktober 2015

JJS Sambil Belajar Aspret

Ih, anak siapa nih 'lepas' di tol sendirian? hehe :D


Mengajak buah hati jalan-jalan sore, singkat dan murah meriah tapi cukup bikin happy & fun itu ternyata sangat mudah lo. Jakarta yang menurut banyak orang kota sibuk, kota penuh polusi, jarang pepohonan hijau, ternyata tetap memiliki banyak sudut menarik untuk ditongkrongi.

Saya tinggal di Tanjung Priok, kawasan padat penduduk yang lahan kosong dan hijaunya memang sangat minim. Alternatif jalan-jalan sore mengajak anak refreshing ya taman terdekat. Tapi terkadang ke taman saya juga bosan. Padahal niatnya mengajak momong dan nyenengin anak, tapi emaknya yang rempong nyenengin diri sendiri hahahha.

Selasa, 27 Oktober 2015

Bendungan Wonorejo Tulungagung Nan Menawan


Tulungagung, kota leluhur saya dari pihak Ibu adalah sebuah kabupaten kecil yang menyimpan banyak kecantikan tak tereksplore. Kabupaten cantik ini tidak seperti tetangga-tetangganya yang memiliki ciri khas yang ikonik. Seperti Kediri dengan pabrik rokoknya. Blitar dengan makam Presiden Pertama RI. Malang dengan sebutan Kota Apel, Pacitan yang mulai naik daun karena merupakan kota kelahiran Presiden SBY.

Tulungagung gaungnya memang belum begitu menggema, terutama untuk masyarakat Indonesia di luar Pulau Jawa. Bahkan pada saat saya masih SMA, pernah seorang teman dari Kalimantan nyeletuk “Sebelah mana itu di peta?” saat saya cerita Ibu saya sedang pulang ke Tulungagung. Ya, saya maklum kok, meski rasanya mau jitak kepalanya hahaha.

Senin, 26 Oktober 2015

Catatan Perjuangan Silaturahim

Narsis sebentar di perbatasan JATIM-JATENG (Ngawi-Sragen)


Bagi saya silaturahim adalah hal yang sangat penting. Baik denga keluarga dekat, keluarga jauh maupun sahabat. Karena dengan hubungan kasih sayang yang terjalin dari silaturahim, membuat saya merasa lebih kuat dan bahagia.

Selalu mengingat bahwa banyak orang yang menyayangi saya, banyak orang yang bahagia memiliki saya sebagai saudaranya, sahabatnya. Jadi kalau sampai ada yang bilang “Dia ga suka sama kamu, karena kamu bla...bla...bla...” saya sih cuek-cuek saja. Selama tidak konfrontasi langsung dengan saya. selama kami tidak saling mengganggu satu sama lain, biarlah. Karena masih banyak di sisi lain orang yang menerima saya apa adanya *kadang-kadang saya PD kalau soal beginian mah* :P

Minggu, 25 Oktober 2015

Aku Cinta Diriku Sendiri



Berawal dari sebuah video menghebohkan seorang perempuan cantik bernama Ana, yang mengungkapkan perasaan sakitnya diduakan oleh sang suami, akhirnya topik sensitif tentang poligami kembali menggema. Banyak yang menyuarakan isi hatinya melalui berbagai cara, mulai sekedar komen, status, hingga postingan.

Saya jadi gatel pengen ikut nimbrung sedikit tentang hal ini. Bukan, bukan membahas saya akan bersikap apa dan bagaimana. Saya salah satu yang netral saat ditanya tentang hal ini, tidak berani memberi judge macem-macem karena secara pribadi tidak pernah dan berharap jangan sampai pernah mengalami, atau menghadapi situasi tersebut. Saya abstain deh istilahnya kalau diminta pendapat tentang poligami :D

Sabtu, 17 Oktober 2015

Baju Yang Diwariskan

Anak manis yang mulai tumbuh semakin besar dan cukup pakai baju warisan emaknya :D


Tiba-tiba mata terpaku dan menatap nanar menatap gadi kecil berbaju mini dress pink, seperti sebuah peringatan untuk sebuah resolusi penting dalam hidup yang harus diwujudkan. Yaitu hidup lebih baik dalam segala hal, terutama tentang hidup sehat.

Senin, 05 Oktober 2015

Mengejar Indahnya Bromo Sampai Gempor

Keindahan yang bisa dinikmati setelah gempor dulu berjuang sampai atas :))



“Wow...keren banget, semoga suatu hari bisa menginjak sana”

Komentar yang banyak muncul saat melihat foto-foto pemandangan indahnya alam Indonesia di berbagai lini dunia maya. Baik web, sosial media dan beragam portal lainnya. Saya juga salah satu yang pelaku komentar “Wow...” ini.

Foto tempat wisata memang selalu menghadirkan komentar "Wow..." dan menghadirkan keinginan serta rasa yang berlanjut pada keinginan bagi yang melihatnya untuk juga bisa menginjakan kaki di sana.

Jumat, 02 Oktober 2015

Tentang Belajar Tanpa Batas



Apa yang paling menyenangkan saat kita memiliki banyak sahabat? Salah satunya adalah kita bisa saling belajar satu sama lain. Begitu juga yang saya alami selama ini di keluarga besar KEB. Meski bisa dibilang agak sedikit senior dalam hal usia sembunyikan KTP, tapi soal ngeblog jujur saya  masih harus banyak belajar.

Terutama saat berkumpul dengan para makmin di kepengurusan KEB, duh...orang seperti saya berasa masuk ruang kelas. Meski diberi kepercayaan lebih besar namun sebenarnya itu lebih banyak karena faktor saya lebih memahami banyak hal seluk beluk KEB secara keseluruhan. Jalannya komunitas, kerjasama, serta sepemikiran dengan visi dan misi KEB sendiri. Secara saya sudah bergabung dari awal-awal masa berdirinya KEB.