Kamis, 20 Februari 2014

Nikmatnya Ditendang Si Judes




Mas @AdhiJudes & Istri, Brand Owner (dok.pribadi)


Hula…hula, sekarang waktunya menyingsingkan lengan kaos untuk ikut meramaikan GA mak Kekenaima nih pemirsa. GA kece yang bekerjasama dengan Resto Bebek Judes.

Jadi Indonesia itu sangat kaya baik budaya dan tradisi yang salah satunya tercermin dari kekayaan kulinernya. Tapi semua pada tahukan apa ciri khas kuliner Indonesia yang sangat banyak ragamnya? Yap, PEDAS. Soal makanan pedas Indonesia itu juaranya. Bahkan saking maniaknya pada makanan pedas masyarakat tidak peduli kalau kebutuhan cabe terkadang melambungkan inflasi. Yang penting, makan tanpa rasa pedas bagi masyarakat Indonesia itu membuat berkurangnya kenikmatan bersantap. Bahkan beberapa orang nekat membawa sambal instan dalam kopernya saat bepergian ke luar negeri.




Aneka Menu di Resto Bebek Judes

Maka jangan heran selain resto kelas atas, banyak jejeran warung tenda dengan menu lauk dan lalapan lengkap dengan sambal menggoda. Dan saya adalah salah satu penikmatnya. Sejak jaman pacaran suka menjelajah warung tenda mulai Surabaya sampai Tulungagung. Pacar yang sekarang sudah jadi suami tidak begitu suka ayam karena menurutnya mayoritas ayam yang digunakan pedagang adalah ayam negeri yang dagingnya tidak sedap (cenderung lembek) dan jarang pedagang menjual ayam penyet menggunakan ayam kampung. Karena itu dia lebih suka bebek dan seleranya ini menular pada saya yang sebelumnya tak begitu suka bebek. Ternyata gurih dan nikmat.

Menu Pilihan Saya, Bebek Perawan Bakar...yumii (Dok.Pribadi)


Tapi karena saya besar di Kalimantan maka lidah terseting pedas khas Kalimantan. Di Banjar, sambal pasti dibubuhi dengan perasan jeruk nipis atau jeruk purut, saat musim mangga pasti akan di beri irisan halus mangga muda atau buah ramania (dagingnya seperti mangga tapi buahnya kecil bulat). Bagi orang asli Banjar, sambal tanpa perasan jeruk atau tanpa irisan buah mangga dan atau ramania muda itu bukanlah sambalnya orang Banjar.

Menu Special Andalan 


Setelah tinggal di Surabaya dan jatuh cinta pada bebek goreng dengan lalapan lengkapnya, saya tetap tidak bisa merubah selera lidah pada lidah. Meski sudah pedas, tetap serasa ada yang kurang. Begitu juga saat sudah menjadi penduduk Jakarta, tetap belum menemukan sambal yang pas di lidah yang sudah terseting dengan nikmatnya sambal Kalimantan.

Masak atau membuat sendiri? Aihhhh…sepertinya seluruh Indonesia tahu saya bisanya masak yang simple dan tidak membutuhkan waktu lama. Bebek itukan masaknya lama beuddd dan membutuhkan keahlian supaya empuk dan tidak amis!! Ngulek sambal sendiri? Aihh, saya generasi blender jadi mari memberdayakan UKM alias beli saja (Bahasanya Makpon hihihi…:P)!!!


Kalau ini pilihan Mak Aul, sebelum makan tak 'klik' dulu (dok.pribadi)

Bersahabat dengan Makpon dan Nengnong yang hobi kulineran, pernah membaca twit mereka soal Bebek Judes. Penasaran, tapi selalu lupa untuk bertanya “Apa itu?”. Dasar rejeki yah, ada undangan gathering Blogger di Resto Bebek Judes Bekasi. Tepatnya di Jalan Kartini, cabang pertama dan cikal bakal guritanya Resto Bebek Judes.

Tahu deh akhirnya apa itu Bebek Judes yang pemiliknya adalah Mas Adhi Widianto (Brand Owner) yang saat gathering menjamu kami dengan ramah bersama sang istri. Jadi Bebek Judes itu adalah Restoran dengan Menu utama olahan bebek dengan berbagai resep andalan. Ada bebek goreng, bakar, gejrot, sambal ijo dan bebek balado. Kelebihannya adalah pengolahan berkwlitas, seksama sehingga dagingnya empuk, tidak amis dan tidak berbulu (bersih). Dan semakin nikmat tentunya saat penyajiannya ditemani sambal khas ala Bebek Judes yaitu sambal Judes alias juara pedas, sambal mangga dan sambal terasi.

Akhirnya di sinilah saya menemukan sambal khas Kalimantan favorit dari kecil. Berpadu dengan Bebek empuk serasa menikmati selera senusantara dalam satu piring. Karena ada keragaman rasa dalam sambalnya.

Bagaimana nikmatnya bebek pedas? Luar biasa "nendang"!! Serasa menonton drama Korea yang endingnya itu menyedihkan, membuat penontonnya berurai air mata hingga serasa mau melempar remote DVD setelahnya. Tapi besoknya tetap ditonton ulang dan dibagian scene sedih dan romantisnya diputar ulang berkali-kali.

Meski Keringatan Karena Kepedasan, Tetep Narsis (Foto Koleksi Makpon)


Terjemahannya, meski pedas, membuat berkeringat dan air mata keluar saat menyantapnya, tetap ingin memakannya lagi, mencocolnya lagi, terutama saat mencampur ketiga sambal. Jadilah rasanya pedas, asam segar dari mangga berpadu kenikmatan Judes dan khas terasi yang baunya menggugah selera.

Satu lagi, mas Adhi ini kreatif banget memberi nama pada menunya sehingga cukup membuat penasaran konsumen seperti saya. Lihat saja menu special andalannya Bebek Perawan  dengan variasi Bebek Perawan Keramas, Bebek Perawan Goreng dan Perawan-perawan lain yang cukup membuat penasaran. Kalian penasaran? Pastinya…! Jadi segera meluncur saja di Web Bebek Judes untuk melihat di mana saja cabangnya berada. Sttt...mau bermitra? Hubungi @AdhiJudes!


Kesana rombongan dan ada yang tidak doyan bebek? Tenang, ada menu ayam goreng dan bakar, nasi goreng merah, sayur asem dan lain-lain. Segera capcus ya, dijamin ketagihan!

 “Tulisan Ini Diikutsertakan Pada Giveaway Sensasi Makan Bebek Pedas”


15 komentar:

  1. tetep ya,makan judes ujung2nya drama korea....hi..hiii

    BalasHapus
  2. xixixixiii,...itu drama korea kemana pun dibawa ya mak darling. Kok nengnong gak diajak maem disinih :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. aeh, kalo ketinggalan nanti dicolong orang Neng :p

      Jiahh, kemarin nungguin kamu sampe kering gigi jehh :P

      Hapus
  3. Aih Maak jadi kangen sambal ramania. Sambal mangga di bebek judes lumayan mengobati sambal asem segar seperti sambal ramania itu ya :)
    Gut lak buat ngontesnya Mak Icoel ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mak, sambal ramania itu benar2 ngangeni dan bisa nostalgia di Bebek Judes, makasih mak dah mampir :*

      Hapus
  4. judulnya nendang bangetzz.... hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe...biar penasaran, makssih ya mak dah mampir :D

      Hapus
  5. Cerita ttg sambel Banjarnta sukses memviat saya kempleceeer, Maaaak. . .

    Semoga menang, yaaa. . .

    BalasHapus
    Balasan
    1. Huehehe...ayo makan pdes bareng, makasih dah mampir ya :D

      Hapus
  6. Terima kasih untuk partisipasinya. Tercatat :)

    BalasHapus
  7. Balasan
    1. Ayukkkk, tak kesana nanti makan bareng ya ;)

      Hapus
  8. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus