Menghilangkan Lelah di Nest Releflexology & Spa Sunter


Di Jakarta yang identik dengan kesibukan, juga identik dengan rasa lelah. Dan ini saya pikir wajar banget karena setelah bersibuk ria pasti ujung-ujungnya  ya pasti lelah :D

Hal yang tidak perlu dijelaskan lagi, semua orang juga tahu yes :)))

Jadi sebenarnya saya ingin ngomongin apa sih? Ya, aslinya saya Cuma mau cerita tentang aktivitas menyenangkan menghilangkan lelah setelah berkativitas.

Sering keluar menggunakan sepeda motor, tak bisa dipungkiri usia tak bisa bohong. Nyetir dari Sarinah ke Tanjung Priok yang lumayan dekat, rasanya sudah pegel banget. Kalau di kampung pegel tinggal panggil mbok tukang pijat. Kalau di Jakarta carui tukang pijat yang cocok dan terasa nyaman saat ijat itu ternyata nggak gampang.Pernah sekali-sekalinya pijat, kulit malah terasa memar-memar. Karena menurut saya terlalu kencang, meski saya sudah meminta untuk pelan-pelan.


Hal inilah yang akhirnya membuat saya lebih memilih pijat ke salon yang bertebaran di sekitar saya tinggal. Salon yang sekaligus menyediakan message dan lulur. Nggak sering juga sih, biasanya hanya satu kali dalam satu bulan. Jujur saya tidak pernah melirik tempat message lain selain di Warakas. Juga mungkin karena tidak tahu tempat yang lain.



Karena itu saat punya voucher message di Nest Reflexology senilai Rp 265 ribu dari hadiah sebuah acara blogger dan lokasinya di Sunter, baru saya ngeh ada tempat pijat & message kece di sini. Padahal hampir setiap waktu saya melewatinya. Mungkin karena konsentrasi nyetir Mio tersayang jadi nggak ngeh.

Akhirnya sebelum pulang kampung untuk liburan, saya menyempatkan diri ke Nest.
Dari segi varian pelayanan sebenarnya hampir sama dengan tempat-tempat message di sekitar Warakas. Tapi yang cukup membedakan adalah lokasi yang bersih banget. Saat baru masuk langsung di sambut mbak dan mas recetinos yang ramah dan wangi aroma teraphy khas yang langsung  serasa menyegarkan seluruh tubuh saat menghirupnya.



Setelelah menunggu sebentar, saya diantar oleh salah satu pegawainya untuk naik ke lantai dua. Di lantai satu dalam keremangan lampu terlihat sedang berlangsung aktivitas pelayanan pelanggan yang sedang melakukan pijat reflexy. Laki dan perempuan yang mayoritas berusia lanjut yang sedang duduk nyaman di kursi pijat menikmati pijatan para tepahis Nest Reflexology.

Saya sendiri saat masuk ke ruangan di lantai dua, kembali disajikan suasana yang menurut saya sangat menunjukan kelebihan Nest sebagai tempat message pilihan. Ruangannya sangat luas, terdapat dua tempat tidur pijat. Jadi kalau ke sini berdua dengan anak, saudara atau teman pas banget.

Bath up yang lumayan besar teronggok di pojok ruangan dengan penutup gorden yang tebal. Di pojok lain ada handuk tergantung rapi dan bersih di gantungan handuk. Yang setelah saya pakai oleh mbak Silvi langsung dipersilahkan untuk dimasukan ke keranjang handuk kotor. Ada westapel tempat cuci tangan. Sebelum memijat saya mbak Silvi mencuci tangan terlebih dahulu. Jadi semua memang terjamin dan dijaga banget kebersihannya.



Di dalam ruangan ada TV, yang bawa anak juga jadi nyaman. Emaknya dipijat anaknya dihibur TV sementara, sambil menunggu. Saat masuk mbak teraphis langsung bertanya “Mau minum apa? Teh apa Jahe anget?”

Setelahnya saya dipersilahkan untuk mempersiapkan diri. Selama melakukan message selama dua jam, mbak Silvi nama terapis yang memijat saya berlaku sangat ramah. Mengajak ngobrol, sepertinya tahu banget saya butuh diajak ngobrol supaya tidak canggung.




Untu harga, menurut saya sangat wort it dengan semua pelayanan dan tempatnya. Satu lagi yang penting, parkirannya luas banget. Jadi tidak bingung berdesakan parkir.

Dan sepertinya saya mulai berpikir kedepannya untuk sedikit lebih rajin  memacu mio tersayang keluar dari Warakas ke arah Sunter saat ingin message mengilangkan kepenatan tubuh. Ke Nest Reflexology & Spa.


Tidak ada komentar