Senin, 14 Juli 2014

Eksotisme & Secuil Sejarah Di Pantai Popoh

Eksotisme Pemandangan Laut Lepas Popoh


Jalan-jalan memang selalu menyenangkan, terutama bila bisa menjelajahi kawasan wisata eksotis yang banyak terbentang di Indonesia. Begitu banyak yang masih belum terekspose, banyak yang masih belum ngeh, karena berbagai penyebab. Jadi sebagai warga Negara yang baik, salah satu cara yang bisa saya lakukan tentu saja menceritakan tempat indah yang pernah saya kunjungi agar di ketahui oleh banyak orang, baik dalam maupun luar Negeri. Agar mereka tertarik untuk datang dan berdampak pada kebangkitan ekonomi kreatif masyarakat di sekitarnya. 


Wisata Perahu Popoh

Jadi sakarang saya mau cerita tempat wisata yang ada di Kabupaten Tulungagung nih, Tanah Leluhur keluarga besar Ibu. Soal letak geografis dan sebagainya Googling saja ya, puyeng saya kalau sudah urusan Geografi :D

Tulungagung adalah salah satu Kabupaten yang ada di Propinsi Jawa Timur yang posisinya bersebalahan dengan Kediri, Trenggalek dan Blitar. Nah, pesisir selatannya berbatasan Samudra Hindia. Di sinilah terdapat potensi wisata yang luar biasa. Jejeran pantai indah menghadap ke laut lepas Samudra Hindia. Tepatnya di Desa Besuki, Kecamatan Campurdarat Tulungagung. Letaknya sekitar 30Km arah Selatan Kota Tulungagung. Di kelilingi pegunungan kokoh yang  menambah indahnya pemandangan.

Sudut Lain Popoh Deangan Fasum-nya 


Meski di pesisir selatan Tulungagung ada beberapa Pantai, namun Popoh adalah salah satu yang cukup terkenal dan banyak pengunjungnya. Hal ini disebabkan oleh pembangunan kawasan Wisata Popoh sudah cukup yang lumayan. Ada Villa meski masih sederhana. Fasilitas umum, tempat bermain anak dan pedagang souvenir sudah sangat padat.

Menurut cerita para tetua di keluarga saya nih, Pantai Popoh terkenal dan lebih maju dibandingkan dengan Pantai lain karena Pantai ini dibangun pemerintah dan dibantu oleh Almarhum Bapak Sumiran salah satu tokoh masyarakat Tulungagung yang juga pengusaha Rokok terkenal dan Berjaya di masanya. Bagi orang Tulungagung, menyebut Pantai Popoh maka tak lepas dari nama Bapak Sumiran

Padepokan Retjo Sewu, Secuil Sejarah Yang Tersimpan

Saya kurang tahu pasti dari tahun berapa ke berapa masa jaya Beliau, yang pasti saat saya mulai mengenal lebih jauh Tanah Leluhur keluarga sekitar tahun 2000, Bapak Sumiran sudah wafat dan perusahaan Rokok yang pernah Berjaya dan menjadi ikon Kota Tulungagung sudah tutup. Hanya tinggal bangunan kosong dan lusuh, tapi masih berdiri kokoh di salah satu sudut kota Tulungagung. Tepatnya daerah Peloso Kandang. Yang menjadi jejak kejayaannya, selain bekas bangunan pabrik rokok adalah bertebarannya patung Retjo Pentung (merek dan ikon rokok Produksi buatan Pabrik Almarhum Bapak Sumiran) di berbagai penjuru Kota Tulungagung. Dan Dan satu lagi, saya juga masih belum paham sejauh apa peran bapak Sumiran dalam pembangunan Popoh, sehingga setiap warga Tulungagung yang pernah menyaksikan kejayaan Beliau selalu mengidentikan Pantai Popoh dengan Bapak Sumiran Retjo Pentung.

Lukisan Tuhan di Sudut Popoh


Sebenarnya dengan klik Google mungkin sudah bisa menemukan jawaban, tapi saya tidak tertarik. Karena lebih tertarik bertanya pada masyarakat langsung yang pernah mengalami masa tersebut.

Salah satu yang sangat identik dengan Bapak Sumiran di Popoh adalah makam Beliau. Di salah satu sudut Pantai Popoh terdapat sebuah bangunan yang dinamakan Padepokan Retjo Sewu yaitu Padepokan yang dikelilingi Seribu Patung. Di sinilah tempat peristirahatan terakhir Bapak Sumiran. Sayang beberapa kali kesana selalu tutup tergembok dan sang juru kunci tidak berada di tempat. Jadi hanya bisa melihat dari luar, tanpa bisa mengorek sejarahnya lebih jauh.


Selian Popoh, di sekitar kawasan ini juga ada Pantai Sidem dan deretan pantai lainnya. Sebenarnya semua hanya satu lokasi yaitu di desa Besuki dan sama-sama pesisir Samudra Hindia yang menjadi sisi Selatan Tulungagung,  tapi dari berbagai sisi dan diberi nama masing-masing. Ada Popoh, ada Sidem, ada Coro dan lain-lain.


Jadi kalau sedang ke Tulungagung, ke Kediri atau Trenggalek, jangan lupa mampir karena cukup dekat. Selain bisa menikmati indahnya pantai dengan angin semilirnya, juga bisa melihat ikon kejayaan Tulungagung di masanya. 

21 komentar:

  1. padahal sering main ke rumah bulek di TA dan Kediri tp kok ya belum kesampaian ke popoh ya hehehehe....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo mak sempetin mampir bentar ke Popoh, keren bangets loh...

      Hapus
  2. wahh itu keren ya yang disudut popoh :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Bang, keren banget memang, betah berdiri disitu :D

      Hapus
  3. Batu-batuan karang yang ada di foto paling bawah sepertinya menarik untuk dijadikan obyek foto mbak. Saya itu senang kalau mendengar ada pariwisata lokal yang berkembang seperti Pantai Popoh ini. Jadi terundang untuk singgah ke sana. Apalagi kalau ada hal-hal mistisnya, hehehe. :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo segera main kesini, bawa perlengkapan foto yang komplit, dijamin mau pulang ragu2 karena betah & asyik dan ketagihan menikmati keindahannya ;)

      Hapus
  4. Pernah kesana pas masih SD...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sekarang dah banyak perubahan mak, ayo main lagi kesana :)

      Hapus
  5. sip, inpohnya..semoga daku kelak bisa menjelajah ke tempat ini ..salam googling :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo barengan ta kesana? Kita rame2 ngajak bloggervyang lain gitu :P

      Hapus
  6. wah sejauh mata memandang suka sama view pantainya mbak..trnya ini di kediri yah, wah gak kalah kayak di gili...keren mbak...mngki kalo mampir kediri bakal singgah juga...nice beach mbak ^-^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini di Tulungagung dek, cuma kan sama Kediri dekat cuma 20 menit jadi istilahnya tinggal melangkah hehe...

      Hapus
  7. emangnya tulungagung juga berbatasan dengan samudra hindia ya? setau saya tulungagung ngga berbatasan langsung dengan laut.

    pendapat mbak gimana?

    salam blogwalking

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, sebelah selatannya kan pesisir laut selatan yang langsung loss ke Samudra Hindia, nah Popoh ini salah satu bagian kecilnya ;)

      Hapus
  8. Duh, ternyata gue belum pernah komen di mari ya #digiles
    Jadi pengen main-main ke sini, yuk kapan-kapan KEB ngadain tour :D

    BalasHapus
  9. Saya pernah ke Popoh sekali, saat masih kuliah tempo doeloe mbak. Ke tepian utk lihat yg laut lepas dengan banyak batu karangnya itu, WOW kereeeeennnn puolllll

    BalasHapus
    Balasan
    1. Memang keren banget mak pemandandannya disitu :)

      Hapus
  10. k merenung sekaligus berwisata dan salam kenal selalu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga Kang, yuk...merenung dalam wisata ;)

      Hapus
  11. mbaakkk pantainya kereennn yaaaa... kalau pas mampir jogja, boleh yaa mampir ke pantai kami jugaa... ditungguuuu... ^_^

    BalasHapus