Jumat, 25 April 2014

Meriahkan Piala Dunia Bersama Qtela Ubi Ungu



Meski Anak Cewek, Tetap Nggak Mau Ketinggalan :D


Waa…sudah pada tahukan bahwa hampir seluruh masyarakat dunia sedang mengalami euphoria Piala Dunia yang akan hadir beberapa bulan lagi. Pesta sepak Bola Dunia yang dihelat 4 tahun sekali dan tahun ini akan berlagsung di Brazil. 

Yoo…sepakbola adalah cabang olahraga semilyar umat, bukan sejuta lagi tapi bermilyar umat di dunia. Bahkan Negara yang dalam hubungan diplomatiknya bermusuhan, saat dilapangan hijau mereka tetap mengusung visi yang sama, sportifitas dan semangat bertanding untuk menang. Begitu juga yang terjadi dengan keluarga kecil saya. 


Hem…bukan hal aneh kan perempuan suka bola? Hihihi…Saya dan suami sama-sama penyuka bola meski beda aliran. Kalau suami suka permainannya, kalau saya suka visual pemainnya yang kece-kece. Mulai pemain lokal sampai pemain asing hingga pelatihnya tak luput dari komentar aliran “ngawur” saya. Dan kalau sedang nonton berdua pasti “perang komentar”. Ya iyalah, suami komentarnya “ayo…kiri, kanan, oper…oper”, la kalau saya “Wah, kok penampilan Timnas U-19 berubah ya. Rambutnya pada cepak semua setelah pulang umroh. Tambah keren deh mereka”. 

Begitu juga kalau sedang nonton sepakbola Luar Negeri, juga selalu perang komentar “Ini Chelsea sejak Mourinho kembali, permainannya jadi tambah garang” ucap suami. La kalau komentar saya? “Aih…si Mourinho ini meski sudah tua tapi tetap kharismatik dan keren” Yah, apa boleh buat. Harap maklum. Dan beruntung sekali suami tidak pernah protes, paling cuma ngedumel pelan :D
Teman Baru Nonton Bola

Tapi meski berbeda aliran, kumpul bareng saat menonton siaran sepak bola, kami tetap punya persamaan kok. Yiha…sama-sama tukang geledah kotak snack untuk “teman” menonton. Tahu sendirikan perbedaan waktu terkadang membuat jam tayang siaran sepakbola bisa larut malam hingga menjelang subuh. Dan apa yang terjadi pada saat mata masih melek di waktu-waktu ini? Ya pasti mulut asem, perut lapar. Makan? Hem…meski lapar, pada malam hingga dini hari itu bukan waktu yang nikmat mengunyah makanan berat.

Nah, inilah persamaan yang menyatukan saya dan suami di depan TV sambil menonton 22 pemain berlarian berebut satu biji bola. Biasanya kalau ada jadwal pertandingan akan tayang di TV, pulang kerja sudah langsung nenteng kresek berisi snack. Suami saya ini selera makannya sangat Indonesia, baik makanan utama hingga snack dan kesukaannya ini menular ke saya pastinya. Cemilan Indonesia seperti gorengan dan snack berupa keripik dan sebangsanya adalah favoritnya. Makan belum bisa dibilang makan kalau belum makan nasi. Makan belum lengkap kalau tidak pakai kerupuk dan gorengan. Dan ngemil akan kurang sedap kalau tanpa  snack khas Indonesia, keripik. Jadi bisa di tebak isi kreseknya apa, antara kerpik singkong, keripik tempe, keripik pisang atau keripik Ubi.

Mengolah sendiri? Aduh, saya bukan orang yang ahli berlama-lama di dapur. Jadi kalau lagi punya bahan makanan Ubi-ubian atau pisang titipan dari kampung atau lagi iseng beli sendiri, pasti cuma dikukus. Paling simple, praktis dan cepat.

Setiap suami protes ”Coba bikin keripik kek, jangan dikukus melulu” jawaban juga simple “Yailah Yah, beli saja sana. Kalau bukan orang-orang seperti kita yang beli, kasian abang keripik itu” harap maklum ya, padahal aslinya keahlian memasak saya sangat di bawah rata-rata :D

Nah, beberapa tahun belakangan ada jenis ubi yang mulai populer di kalangan pecinta kuliner Indonesia yaitu ubi ungu. Yang menurut para ahli salah satu ubi khas Indonesia yang memiliki kandungan yang sangat baik untuk kesehatan. Saya sendiri pertama kali tahu beberapa tahun lalu saat mudik Bude menyediakan keripik Ubi Ungu di rumahnya. Ternyata rasanya sangat nikmat, renyah dan khas sekali. Menurut Bude, Ubi ungu itu berbeda dengan Ubi lainnya, seperti ubi putih dan kuning. Ubi ungu lebih empuk dan memiliki rasa yang khas. Dan yang dibilang Bude memang benar. Saat balik ke Jakarta kami di bekali satu kaleng biskuit keripik ubi ungu made in Bude dan setengah kardus kecil ubi ung. Tapi bisa ditebak setelah sampai Jakarta, itu Ubi berakhir di penguskusan dapur saya dan saat sambil mengunyah sudah pasti suami sambil mengeluarkan protes “Dikukus lagi!!!” hihihi…:D

Ternyata sejak itu suami suka dengan keripik Ubi Ungu. Tapi ternyata masih susah mencari keripik Ubi Ungu di Jakarta, kalau olahan dalam bentuk Bolu Kukus Ubi Ungu atau Puding Ubi Ungu malah banyak. Khusus keripik tidak semua tempat ada menjualnya, terkadang harus jalan dulu ke Super Market besar yang menyediakan rak khusus oleh-oleh khas Cemilan Indonesia, ada yang jual dekat rumah tapi kwalitas rasa dan kemasannya benar-benar “tidak menimbulkan rasa ingin membelinya kembali”. 

Masa iya setiap pengen harus jalan ke Super Market dulu, mana jauh lagi. Terkadang kalau ada keponakan atau saudara yang pulang kampung kami selalu titip.  Pengennya ada keripik Ubi Ungu yang ready setiap saat dan waktu saat kami ingin beli. Seperti saat suami pulang kerja tengah malam bisa langsung mampir beli. Dan pulang ke rumah sambil nenteng kresek berisi snack untuk logistik nonton bola tentu akan bikin ngumpul jadi seru.

Eh tapi ternyata sebentar lagi keinginan saya dan suami untuk bisa menikmati keripik ubi ungu dengan segala kemudahan bakal terpenuhi lo. Karena Qtela Snack mengeluarkan Varianrasa baru yaitu Qtela Ubi ungu. Dan keberuntungan kedua kalinya, kami berkesempatan mencicipinya.
Dan setelah menikmatinya, menurut saya yang diamini oleh Paduka Suami bahwa rasanya sangat pas dengan yang diolah Bude, dari renyahnya, rasa manisnya dan yang pasti membuat ketagihan. Selain ketagihan saat menikmati Qtela Ubu Ungu jadi ingat  Bude dan akhirnya rindu kampung halaman :D

Dan kalau kata keponakan yang suka nimbrung nonton sepak bola bareng terutama kalau melihat banyaknya logistik teman menonton “Ini yummy-yummy baru kita”. Kalau satu keluarga hobi ngemil, hobi komentar dan kumpul bareng nonton bola maka pagi tinggal bungkusnya saja yang tersisa. Dan tidak hanya disukai orang dewasa, tapi juga anak-anak. Putri saya ikut rebutan. Memang Qtela Snack Ubi Ungu cemilan khas Indonesia yang cocok untuk dihadirkan di tengah keriuhan keluarga Indonesia. Kemasannya yang menarik juga memudahkan.

Jadi, para pecinta bola yang bersiap ikut euphoria Piala Dunia, sudah mempersiapkan apa untuk menyambutnya? Saya sudah siap dengan sejuta komentar aliran “ngawur” ditemani kriuknya QtelaUbi Ungu, mau gabung? Yukkk…ditunggu!


14 komentar:

  1. wkwkwkwkwkkw...kok sama,saya juga suka visualnya smbil komen sambil ngemil hahaha...sukannya yg kripik tempe,ubi ungu belum nyoba,,,nyoba ah ntar :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihihi...tos dulu msk, memsng ya emak2 sukanya yg kece2 :v
      Dan mari nyetok untuk PD nanti <3

      Hapus
  2. Aku paling ga suka sama tim yang ganteng-ganteng dari Italiano. Abis suka maen defends, garing, bikin ngantuk hihihi.
    Kayaknya Pildun nanti kudu mindahin jam ngemil dari siang ke malem, ya. Biar ga melar hihihi... Aku jagoin Brazil sebagai tuah rumah. Penginnya sih Inggris maen di final, secara di sana ada abang Stevie G yang charming dan kharismatik hihi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dooohh, ada lagi ni temennya, suka yang kece2 hihihi....tosa dulu, tapi jangan lupa sukai yang renyah dan kriuk juga mak :D

      Hapus
  3. qtela...saya suka snack yg satu ini......kalo ubi ungu saya lebih suka yg original....karena bisa dijadikan obat....
    keep happy bloggging always...salam dari Makassar :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, saya juga pernah baca manfaat lain ubi ungu sebagai obat, eh tapi kripiknya enak lo :D

      Hapus
  4. Kalau Ibunya Alisha disuruh goreng kripik, seru juga keknya. Keringetan sndri di dapur. :P

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hust...ojo kenceng2, isin hihihi...kan lebih enak yang cepet, stater motor ke minimart :v :v

      Hapus
  5. biasanya saya nonton piala dunia kalo pas udah final hahaha...
    Kripik singkong, kripik tempe nya saya suka, tapi kripik ubi ungu saya belum coba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yuk...dicobain mak, dijamin deh rasanya, Trus buat temen nonton Bola, tapi jangan finalnya doank ya..... :v

      Hapus
  6. harus mulai nyetok nih buat nonton bola ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nik mama Calvin, biar ga bingung lagi pas sudah jadawalnya tinggal nangkring hehe :D

      Hapus
  7. wow wow ..
    pasti uuuueeeenaaaaaaaaaaaaaaaakkkk

    BalasHapus