Minggu, 22 Desember 2013

Ibu, Cinta Tanpa Akhir







Cinta ibu sepanjang jalan, cinta anak sepanjang galah…

Ya, sebuah pepatah yang sudah sangat melegenda di Indonesia untuk menggambarkan hubungan ibu dan anak. Meski pada kenyataannya mungkin tidaklah 100% demikian. Pasti masih banyak anak yang juga sayang pada ibunya hingga mendalam dan sepanjang jalan.

Tapi cinta ibu tanpa akhir dan tanpa batas, itulah sebuah kenyataan. Di Hari Ibu yang di Indonesia dirayakan hari ini 22 Desember, saya ingat cinta ibu saya yang tak pernah habis dan tanpa akhir. Meski untuk mencintai ibu harusnya sepanjang tahun tapi tetap saja euphoria Hari Ibu menyentil hati untuk mengingat semua lebih dalam. Dan ini adalah sekelumit curahan hati “Putri Badungmu Mak” tentang “cintamu yang tanpa akhir”


Tapi benarkah cintamu tanpa akhir? “Sepertinya benar, meski cinta itu telah banyak berubah dan mengalami pergeseran. Berubah dan bergeser lebih mencintai cucu-cucumu” hehehe...! Bahkan kau pernah dengan tega menjitak putri bungsumu ini karena membuat cucumu yang adalah putriku menangis. Tidak puas hanya menjitak, bahkan kau lanjutkan dengan ngomel panjang kali lebar seperti saat SD dulu.

Hadehh…seorang ibu meski sudah memiliki putri tetaplah seorang anak bagi ibunya pula yang harus tetap siap kena jitak dan omel. Hihihi… :P

****

Dear emak…, Sejak usia 5 tahun kau menjadi orang tua tunggal untuk saya. Sejak kecil membelai, menyayangi, mengasihi sepenuh hati tanpa mengeluh. Meski keadaan susah tak pernah menyerah.

Apapun kau perjuangkan untuk kabahagiaan saya dan putra-putrinya yang lain. Tenaga, pikiran dan materi sudah tak terhitung. Bahkan hingga semua sudah menikah pun, pengorbanan tetap terus kau berikan. Menunggui putri-putri dan menantu melahirkan. Mencucikan semua perlengkapan, menyiapkan semua kebutuhan dari pagi hingga malam dengan niat “Aku ingin membantu meringankan bebanmu, karena melahirkan itu berat dan setelahnya fisik juga tidak kuat untuk bekerja maksimal sehingga butuh istirahat total beberapa hari”.

Meski di dalam hati saya kadang perang batin, karena terasa bagai sang Raja yang meminta pelayanan, tapi bagimu itu bentuk kasih sayang. Tidak pernah menuntut bayaran, tidak pernah meminta imbalan. dengan dalih “Kasih sayang”.

Emak, sampai sekarang kau tetap menebarkan kasih sayang dan cintamu pada kami, anak-anakmu!  Cinta yang tak pernah mmeminta balasan, bahkan terkadang terlupakan karena perputaran kehidupan di mana kami mulai sibuk dengan dunia kami sendiri. Paling hanya protes kecil kau lontarkan “Lupa ta punya emak di sini?” hiks…

Padahal yang kau butuhkan hanya ucapan say helo dari suara kami yang menanyakan keadaanmu meski itu terlihat kecil dan sepele tapi bagimu adalah kebahagiaan tanpa tanding. Tapi kesibukan dan dunia “lain” anak-anakmu menyita perhatian dan membuat lupa akan hal “kecil” dan “sepele” itu yang bagimu adalah surga dunia.

Emak, maafkan anakmu ini belum bisa maksimal mejadi anak yang baik. anak yang benar-benar mengerti sepenuhnya keinginan-keinginan kecilmu yang sederhana tapi kebahagiaan besar bagimu.
Dan aku selalu berdo’a semoga di hari tuamu ini selalu dilimpahi kesehatan, kekuatan dan kebahagiaan dari Allah SWT. Bisa melihat anakmu merenda hari dan masa depan serta melimpahi kami dengan cinta sederhana tapi dalam… milikmu.

Selamat hari Ibu dan “Aku Kangen Emak”





Posting Bersama hari Ibu KEB

14 komentar:

  1. huhuhuhu...jadi tambah kangen emak dua hari ini :((
    selamat hari ibu mak icoel^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama makkkk...hiks, met hari ibu juga yah ^_^

      Hapus
  2. Mak Icoel anak paling badung ya? Hhhmmm....*gelenggeleng

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahahaha...jangan geleng jehh, angguk ajah :P

      Hapus
  3. saya kok ngikik, ya. Udah emak2, Mak Icoel masih dijitak heheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihi...itulah kisah Ibu dua generasi, dan yang muda pengeyelan :v :v

      Hapus
  4. Kayanya antara Emaknya mak Icoel dan mak Icoel sendiri selalu ada cerita seru, yak. Hihihi. Selamat Hati Ibu ya, mak. Hug

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahaha...yah begitulah mak karena aku selalu petakilan :v :v

      selamat hari ibu juga mak untuk kita :D

      Hapus
  5. Jadi merasa haru biru baca perjalanan mak Icoel bersama Bundanya yang tangguh n huebaaat :) Big Hug :)

    BalasHapus
  6. Mak Icoel salam buat emakmu...keren eh

    BalasHapus
  7. Ibunya kategori superwoman ya mak. Pasti senang melihat anak2 sudah besar sekarang & punya cucu yg tak kalah badungnya dg mak Icoel hahahahaaa.... Sungkem untuk ibunya ya :)

    BalasHapus
  8. ibu memang is the best! i love u mama

    BalasHapus