Minggu, 22 September 2013

Inspirasi Kelezatan Legenda Kuliner



Bincang Ringan Bersama Para Ahli Kulinerdan Bango



Apa yang terpikir dalam pikiran kita saat pertama kali mendengar Idul Adha atau Lebaran Haji atau Hari Raya Qurban? Kalau saya jujur yang terlintas adalah daging kambing (ya…ampun berasa tukang makan banget ya?). ya…tapi itulah kenyataannya, yang pertama terlintas adalah daging kambing yang menjadi ciri khas dari perayaan hari raya umat Islam ini.


Jumat, 06 September 2013

Dear Daughter : Alisha Tercinta



Image by Arif Subagor




Memiliki anak adalah sebuah kebahagiaan yang tak akan pernah bisa diuangkapkan dengan kata. Sejuta kata cinta rayuan yang pernah membuat kita mabuk kepayang saat kita jatuh cinta pun tak akan pernah bisa menandingi kebahagiaan saat melihat sesosok manusia kecil lahir dari rahim kita, seorang perempuan yang akhirnya memberi kita predikat seorang IBU.

Rasa itulah yang aku rasakan saat 21 Mei 2009 melahirkan dengan normal putri pertamaku Alisha Nurtriana yang artinya Cahaya Murni dan Mulia. Yang sekarang diusianya 4 tahun lebih sudah sangat pintar dan fasih berbicara. Dan melalui tantangan yang diberikan oleh MakPuh Indah Juli, aku yang biasa dipanggil mama oleh putriku akan menceritakan perasaan dan kenangan kebahagiaan memilikinya.

Dear daughter...Alisha 
Saat memilikimu mama sudah sangat siap lahir dan batin, menikah diusia 26 tahun dan tanpa menundanya 4 bulan kemudian kamu mulai hadir berbentuk janin. Karena kesiapan ini sepertinya sudah kamu pahami sehingga kehamilan pun berjalan lancar. Meski ada sedikit mabuk dan pusing serta memilih makanan rasanya itu wajar. Dan makanan yang kamu pilih untuk dapat diterima adalah semur jengkol, ikan asin, daun singkong rebus dan sambel. Hampir tiga bulan awal kehamilanmu hanya itulah menu mama makan setiap hari.

Rabu, 04 September 2013

Berbagai Sisi Jakarta Sebagai Kota Diplomasi Asean



Gedung Sekretariat ASEAN (Image dari sini)



ASEAN adalah organisasi Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara yang didirikan melalui penandatanganan Deklarasi Bangkok pada 8 agustus 1967 oleh 5 Negara Indonesia, Singapore, Malaysia, Thailand dan Filiphina. Dan menyusul lima Negara Asia tenggara lain di beberapa tahun berikutnya Brunei Darussalam 7 Januari 1984, Vietnam 28 Juli 1995, Myanmar dan Laos di aktu yang sama 23 Juli 1997 dan Kamboja 16 Desember 1998.

Dan seperti pada umumnya sebuah organisasi di belahan dunia manapun pasti membutuhkan tempat untuk berkumpul, berdiskusi dan merundingkan banyak hal termasuk tujuan-tujuan mulia dibentuknya organisasi tersebut. Begitu pula Asean yang tujuan utama awalnya adalah kerjasama memajukan Sosial, ekonomi dan Budaya Negara anggotanya meski sekarang seiring dengan perubahan maka berkembang pula tujuan Asean. dan yang paling dekat adalah Pembentukan Komunitas ASEAN 2015 dengan kerjasama yang lebih luas dan tujuan yang lebih tinggi lagi. Dan untuk itu pada tahun 1976 disepakati bersama untuk mendirikan Sekretariat Asean di Jakarta, tapi masih bergabung dengan Kementrian Luar Negeri. Dan pada tahun 1981 barulah berdiri gedung khusus Sekretariat Asean tepatnya di Jalan Sisingamangaraja No 70A Jakarta Selatan.

Selasa, 03 September 2013

Komunitas ASEAN 2015 : Bersama Kita Bisa



Imgae Dari Sini




KTT Asean 2013 tahun ini telah dilaksanakan di Bandar Sri Begawan pasa 24-25 april lalu. Dan KTT yang diadadakan rutin setiap tahun ini fokus membahas Perujudan Komunitas Asean yang mengangkat tema “Menyatukan Rakyat, Menciptakan Masa Depan” dengan pokok perundingan Pembangunan Badan Persatuan Asean yang disangga dengan tiga pilar utamanya yaitu Persatuan Keamanan, Persatuan Ekonomi, dan Persatuan Sosial dan Kebudayaan.


Dengan ketiga pilar tersebut, bagaimana mencapai tujuan pembangunan badan persatuan ASEAN? Mampukah negara-negara ASEAN mewujudkan Menyatukan Rakyat, Menciptakan Masa Depan? Pertanyaan ini bagai merangkum semua yang ditulis selama 8 hari sebelumnya.

Senin, 02 September 2013

Kebebasan Berpendapat Terkekang, Penghambat Pertumbuhan


Image dari pinoy-newmexico.com





Di jaman yang serba digital seperti sekarang, kebutuhan akan cepatnya informasi yang hadir ke tengah masyarakat merupakan bagian terpenting dalam kehidupan sehari-hari. dan yang lebih menarik lagi, dengan kekuatan Internet maka sekarang berita reportase dan opini untuk perbaikan banyak hal dalam kehidupan bermasyarakat sudah menjadi bagian dari masyarakat itu sendiri. Setiap masyarakat sekarang dapat dengan mudah memberikan informasi yang terjadi disekitarnya secara langsung meski bukan seorang yang professional dan terikat korporat resmi yaitu wartawan atau reporter media baik media online, cetak maupun elektronik. Yaitu biasa disebut Citizen Journalism atau Jurnalis Warga yang salah satunya adalah blogger. Meski kita tahu masih banyak juga blogger yang menulis curhat dan masalah pribadi tapi dengan perkembangan yang ada, sebagian besar juga sudah beralih menjadi repoter lingkungan sekitarnya. Dan tak sedikit pula penulis opini untuk berbagai masalah politik, sosial dan budaya yang sedang menjadi isu hangat saat ini. Dan isinya tentu saja selain opini, pendapat dan pemikiran baru, pemikiran kritis alias “protes keras” juga sudah menjadi topik menarik yang mulai banyak dilirik Jurnalis Warga.

Minggu, 01 September 2013

Benci Tapi Rindu Dalam Sengketa Tapal Batas







Perbatasan baik laut dan darat bagi setiap Negara adalah hal yang dianggap sangat krusial karena menyangkut manisfestasi kadualatan dan keamanan sebuah Negara karena semua juga mempengaruhi Politik Luar Negeri dan berbagai kebijakan penting sebuah Negara. Karena itu, sengketa tapal batas bisa menjadi sebuah problematika yang tak kunjung usai untuk diperdebatkan oleh Negara yang terlibat dan akan menjadi sebuah tarik ulur hubunngan “Benci tapi rindu” diantara yang bersengketa. Kenapa? Karena sudah pasti yang biasanya yang bersengketa adalah Negara yang bersebelahan yang sebenarnya memiliki hubungan saling membutuhkan (kalau tidak bersebelahan apa yang diperebutkan ya…hehehe!)