Senin, 13 Mei 2013

Launching CDN 2 : Peranan Tayangan Edukatif Pada Perkembangan Anak



Launching CDN 2 Djakarta Theater


TV adalah salah satu media hiburan masyarakat yang sangat terjngkau dan bisa dinikmati setiap saat. Karena TV di masa kini bukan lagi barang mewah yang dengan mudah dimiliki setiap orang. Namun perkembangan ini tidak berbanding lurus dengan perkembangan kwalitas tayangan yang disajikan oleh saluran TV Nasional yang bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat Indonesia.



Sudah bukan hal baru lagi bahwa saat ini sangat banyak pihak yang menyuarakan keprihatinannya atas kwalitas tayangan TV Nasional. Dimana tayangan yang disajikan tidak bersifat edukatif atau mendidik dan mendukung perkembangan anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa. Padahal di masa tumbuh kembang seorang anak dibutuhkan hiburan yang bersifat edukasi yang bisa mendukung pola pikir seorang anak menjadi positif, menimbulakn isnpirasi dan dan menambah wawasan yang sesuai dengan kebutuhan anak sesuai dengan usianya.


Atas dasar keprihatinan inilah, Rinso sebagai sebuah brand yang memiliki komitmen selalu mendukung perkembangan anak Indonesia beriringan dengan bimbingan para ibu mengajak media dan blogger untuk mendiskusikan peran dan pemanfaatan tayangan TV untuk tumbuh kembang anak dengan menghadirkan Psikolog Keluarga Ibu Sani B.Hermawan.




Bertempat di Djakarta Theater pada 7 Mei 2013 lalu acara ini juga sekaligus lauching dan memperkenalkan tayangan Cerita di Balik Noda sesion 2. Cerita di Balik Noda sendiri adalah event yang diadakan oleh Rinso melalui FB Rinso Indonesia. Yaitu sebuah event yang memberi kesempatan pada seluruh masyarakat Indonesia untuk menceritakan pengalaman saat bersentuhan dengan noda. Yang mana melalui cerita tersebut Rinso ingin menginspirasi masyarakat Indonesia khususnya para Ibu agar melihat sisi positif dari pengalaman tersebut yang terjadi pada seorang anak sehingga dapat menjadikan anak berkembang lebih optimal. 
Dan cerita yang terpilih di session pertama selain dibukukan juga dibuatkan audio visualnya yang di tayangkan di GlobalTV. Dan melihat animo dan sambutan masyarakat yang bagus maka diputuskan melanjutkan Cerita di Balik Noda session 2. Dimana menurut Bapak Christopher Oey Senior Brand Manager Rinso Cerita di Balik Noda 2 ini yang juga akan ditayangkan di GlobalTV menjadi bagian langkah panjang brand ini untuk mengubah persepsi dan mengajak para ibu untui melihat bahwa noda bukanlah hambatan yang menghalangi tumbuh kembang anak untuk belajar dan berkembang karena berani kotor itu baik.

Menurut Pak Chris Cerita di Balik Noda 2 nantinya akan menghadirkan 13 episode film yang sarat akan pesan moral untuk terus menginspirasi keluarga Indonesia dan membawa nilai-nilai positif yang dapat mendukung perkembangan anak.


Di acara ini, para undangan selain disuguhi tayangan cerita dari session 2 yang berjudul Juara Sejati juga mendiskusikan pengaruh tayangan TV yang tidak sesuai dengan usia anak. Frekuensi lama menonton atau pengaruhnya bagi kesehatan karena terlalu lama terpapar cahaya layar TV.


Dari diskusi ini secara keseluruhan poin penting yang bisa saya bagikan sebagai salah satu blogger perwakilan KEB yang hadir diacara tersebut adalah :

Media masa adalah sangat berperan dalam perkembangan kepribadian atau individu seorang anak karena itulah perilaku nyata yang dilihatnya setiap hari seorang mendorong seorang anak untuk meniru apa saja yang dilihatnya. Dan media visual berupa tayangan TV yang sekarang dengan sangat mudah dinikmati setiap hari oleh seorang anak adalah salah satu media masa yang cukup mengkwatirkan. Seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, pertumbuhan media visual tidak berbanding lurus dengan perkembangan kwalitas tayangan.


Menonton sebuah acara di TV bisa memberi pengaruh besar pada seorang anak yang sangat mudah meniru dan mengaplikasikan dengan cepat apa yang dilihat dan didengarnya. Jadi bila yang dilihatnya dalam sebuah acara TV adalah sebuah contoh yang buruk maka hal itu bisa menjadi contoh buruk pula bagi seorang anak.


Karena itu dibutuhkan tayangan yang mengedukasi bagi seorang anak untuk memberi contoh yang positif bagi seorang anak untuk pertumbuhannya. Namun meski tayangan sudah sangat baik tetap dibutuhkan pendampingan dan komunikasi dari orang tua supaya seorang anak bisa mendapatkan inti penting dari cerita yang baru dilihatnya dari sebuah tayangan yang dihadirkan sebuah saluran TV. Komunikasi dan bimbingan orang tua saat mendampingi anak-anaknya tetaplah yang utama. Seperti mendiskusikan nilai penting apa yang terkandung didalamnya. 


Begitu juga dengan waktu,harus diatur dengan sangat baik. Waktu yang ideal bagi seorang anak menonton TV adalah satu jam. Agar memberi jeda waktu untuk istirahat dan ruang berpikir bagi seorang anak dan yang utama tidak mengganggu konsentrasi atau daya pikirnya.

Tentu sebagai masyarakat saya sangat mengapresiasi langkah Rinso menghadirkan tayangan visual Cerita di Balik Noda 2 ini, karena saya salah satu orang yang cukup prihatin dengan banyaknya jenis tanyangan yang kurang mendidik bagi anak-anak yang banyak hadir di saluran TV Nasional sekarang. Bahkan yang lebih parah tayangan tersebut banyak hadir di jam-jam utama (prime time). Karena itu sangat dibutuhkan kepekaan orang tua dalam mendampingi anaknya saat menyaksikan TV.


Melalui tayangan Cerita di Balik Noda 2 yang tayang setiap sabtu pagi di GlobalTV semua bisa belajar nilai-nilai penting dan pesan moral yang terkandung didalamnya yang bisa memberi pelajaran penting tidak saja bagi anak tapi juga untuk para orang tua agar selalu melihat hal dari sisi positif terutama saat seorang anak bersentuhan dengan noda. Hal itu tidaklah butk karena akan member pelajaran pada anak untuk mengetahui dan mengenal semua yang ada dilingkungannya. Karena Berani Kotor Itu Baik.

3 komentar:

  1. wah ini tulisan untuk lomba ya maak?

    BalasHapus
  2. Aku suka banget nonton film Cerita di Balik Noda. Tfs, Mak. Komplet. :)

    BalasHapus
  3. Memang Mak.. tayangan prime time sekarang apalagi sinetronnya banyak yg ngawur, ga jelas juntrungannya.. sedih...

    BalasHapus