Pembuktian Talenta Blogger di Blogger Bicara Fashion



image dari http://blogdetik.com/2012/11/27/blogger-bicara-fashion-siap-digelar-hari-minggu-ini/



Blogger Bicara adalah reguler yang dilaksanakan oleh BLOGdetik dengan mengangkat tema yang menarik dan up to date untuk didiskusikan.  Dan tema yang diusung kali ini adalah Blogger Bicara Fashion.

Sebagai seorang wanita, siapa sih yang tidak tertarik dengan tema fashion? Secara fashion sangat identik dengan wanita meski sekarang juga sudah banyak pria yang mulai memperhatikan penampilan dan dandanan dengan berbagai alasan.

Tapi sebenarnya hal pertama yang sangat menarik perhatianku sebagai seorang blogger dan wanita saat tau acara ini akan diadakan adalah justru pemberitahuan dari MakPon (plesetan dan singkatan dari Mak Founder) Kumpulan Emak-emak Blogger (KEB) Mira Sahid atau akrab juga disapa dengan nama twitternya yaitu @ayankmira atau Mira Ayank di grup KEB yang mengajak dan menawari beberapa anggota KEB untuk bersedia menyanyi di acara Blogger Bicara Fashion.

MakPon Mira menawari Mak Wiwik, Mak Fiki dan Mak Olly yang memang memiliki bakat tersembunyi sebagai biduan yang sudah dibuktikan saat KEB mengikuti dan memenangi lomba karaoke yang diadakan oleh majalah Sekar beberapa waktu lalu. Dan disanggupi oleh Trio dari KEB ini.

Aku berpikir ini sangat menarik. Karena pihak panitia berarti percaya pada kemampuan para Blogger hingga melibatkannya secara langsung dalam acara inti. Karena sebelum-sebelumnya seperti kita tahu acara Blogger Bicara lebih sering diisi hiburan oleh beberapa artis-artis ternama ibukota. Dan itu bisa dianggap sebagai hal yang BIASA. Tapi melibatkan Blogger untuk terjun langsung terlibat dalam pelaksanaan dan pengisi inti acara itu suatu penghargaan dan kemajuan untuk seorang blogger. Dimana blogger tidak hanya bertindak sebagai penonton, pendengar dan penggembira di acara dan berakhir di postingan pada blog masing-masing. Yang oleh pihak pengundang entah apakah dibaca atau tidak.

Setelah diskusi ini, tak lama munculah postingan admin BLOGdetik yang mengumumkan berlangsungnya acara ini yang dilaksanakan pada hari minggu 2 Desember 2012 di main stage event “Jakarta Fashion Market” FX Sudirman. Dan yang lebih menarik dari banner pengumuman itu adalah selain menghandirkan para pembicara yang super keren terutama sosok seorang desainer muda dari Solo Diyan Arto yang mengkususkan diri pada Batik karena merupakan salah satu warisan Budaya Indonesia, Blogger Bicara Fashion kali ini juga menghadirkan Fashion Show dengan model para Blogger yang sebagian sudah saya kenal dengan baik. Dan lagi-lagi pengumuman ini membuat aku semakin tertarik dan bersemangat. Benar-benar sebuah hal baru dan menarik.

Dan dalam kondisi kurang sehat aku benar-benar berangkat ke Fx Sudirman untuk menghadiri acara ini setelah sebelumnya mendaftar sebagai perwakilan dari KEB. Setelah registrasi dan mendapatkan goody bag di meja yang tersedia, aku mulai bergabung di acara yang terlebih dahulu menghadirkan diskusi bersama narasumber yang terdiri dari Diyan Arto, yang sebagai apa sudah aku jelaskan diatas yang menceritakan tentang perjuangan dan tantangan yang harus dijalaninya hingga bisa mencapai posisi seperti sekarang. Aria Rajasa, enterpreneur muda pemilik bisnis startup gantibaju.com dan tees.co.id yang berbagi ilmu bagaimana menjalankan bisnisnya dan meraup untung lewat online. Dan pengalaman seorang “shopaholics” sejati bernama Lathipah Riphat.

Diyan Arta, Lathipah Riphat, Aria Rajasa (foto mas Hazmi Srondol)

Bahasan yang cukup menarik, terutama tentang Batik dan bisnis online yang bisa dijadikan contoh dan inspirasi bagi siapapun yang ingin memulai hal serupa. Terutama kaum muda. Hingga akhirnya masuk keacara lanjutan yang lumayan ditunggu oleh para Blogger yang hadir yaitu menyaksikan para sahabat sendiri tampil “nyeleb” bak penyanyi professional dan bak pragawati kawakan.

Aku yakin seyakinnya semua setuju, meski ada kesalahan sedikit saat menyanyi tapi Trio KEB patut diacungi jempol. Karena latihan baru dilakukan sesaat menjelang acara. Tapi soal kwalitas suara……ceeeetttaaaarrr. Begitu juga saat peragaan busana. Siapa yang tdak setuju kalau para blogger yang berlenggak – lenggok itu sangat mempesona. Dengan pengalaman minim tentang panggung fashion, dan latihan singkat mereka mampu menampilkan yang terbaik.

Trio KEB (foto Nurlia)
MakPon kami tercinta dengan gayanya yang bak peragawati profesional



Dari sini aku jadi berpikir dan berharap semua pihak yang mengadakan acara suatu saat akan meneruskan tradisi ini. Yaitu menggandeng para Blogger dengan talenta masing-masing yang disesuaikan dengan tema acara. Hingga blogger tidak lagi hanya sekedar sebagai penggembira dan pencatat reportase singkat di blog nya, tapi juga menjadi bagian dan pelaku dari berita itu sendiri. Tentu itu akan sangat bagus untuk perkembangan kedepan. Karena yang terjadi selama ini di masih banyak pihak yang menganggap dan memandang remeh Blogger sebagai sekumpulan orang-orang para pencari gratisan atau PPG. Bahkan yang lebih parah akunpernah mendengar langsung celetukan seorang tamu undagan non Blogger disebuah acara yang berkata “hadiah diborong ibu-ibu pemburu hadiah semua”. Padahal kejadian saat itu bukanlah sebuah kesengajaan atau dari games. Melainkan keberuntungan dari undian doorprize.Tapi pandangan orang tetaplah sinis terutama blogger wanita yang rata-rata heboh dimana pun berada.

Para Blogger dengan talenta tersembunyinya sedang beraksi (foto mas Hazmi)


Dan menurut pendapatku itu dikarenakan masih sedikitnya pihak panitia sebuah acara melibatkan blogger secara langsung diacara yang mereka buat. Blogger labih banyak diundang hanya sebagai tamu yang harus mendengar dan bertanya sekedarnya saja. Blogger baru bisa mengambil peran banyak diacara mereka sendiri.

Dan di Blogger Bicara Fashion kali ini, aku benar-benar merasakan sebuah sensasi yang berbeda dari status Blogger saat melihat para sahabat-sahabatku tersebut unjuk kebolehan di atas panggung catwalk dan saat menghibur dengan suara merdunya. Dan semoga kerjasama seperti ini terus berlanjut kedepannya. Meski sebenarnya sudah banyak Blogger yang berjuang untuk eksistensi dan pengakuan kemampuan, tapi beru sedikit yang memberikan apresiasi.

Dan dari sini semoga perlahan tapi pasti semoga orang-orang yang selama ini memandang sinis bisa merubah pandangannya dan mengakui keberadaan Blogger sebagai bagian dari suara masyarakat yang patut diperhatikan karena telah mengabarkan apa yang terjadi disekitarnya dengan, mulai dari perasaan dan suara hatinya sendiri hingga kondisi lingkungannya tanpa intervensi.

Tunggu ulasan selanjutnya tentang profile seorang Diyan Arto, sosok nara sumber yang hadir sebagai salah satu pembicara yang sangat menginspirasi.




9 komentar

  1. Yap,setuju mak...,kita bukan pemburu hadiah. Kadang keberuntungan yang bicara.Dan lagi tanpa kehebohan kaya'nya acara jadi kurang greget.Nggak hidup..,iya nggak ,mak?
    Semoga ke depannya blogger makin berjaya.. ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mak, tanpa kehebohan dan keceriaan khas blogger sebuah acara tu yakin deh kurang "sesuatu" hehehe.....

      Hapus
  2. jadi nyesel aku nggak ikutan jadi model catwalk di acara ini :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. hihihi....padahal kamu masuk kategori lo :D, lain kali aq yang akan promosikan dirimu ke Karel hahahahaha......

      Hapus
  3. ternyata ada ya org2 yg bicara sinis spt itu.. baru tau sy.. pdhl review2 kita sbg blogger bs membantu mereka juga ya.. Selamat ya jd pemenang utama nih :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak, masih ada sebagian orang yg lumayan sinis loh....makanya qta juga memang harus benar2 bisa menunjukan yg terbaik dalam dunia Blog! makasih ya....Alhamdulillah banget

      Hapus
  4. Mak, kalau kata aku, anjing menggonggong kafillah lempar batu. Go to hell sama mulut-mulut kotor. Saya datang, saya berpartisipasi, menyimak, gembira dan saya menulis. Kenapa juga jadi blogger karena kita memang senang menulis. Kalau banyak dapat hadiah, kita gak punya beban. kalau wartawan media mainsteeam kan dipertanyakan. Benar dapat hadah atau punya maksud agar diberitakan lebih cetar membahana? Kadang wartawan media mainsteam sudah mendapat fasilitas lebih baik, beritanya gak sampai 300 kata, foto cuma satau. Blogger bebas menulis. mau 1000, 2000 kata silakan selama mampu menuliskan sesuai fakta yang di dengar dan di lihat. Beropini saja boleh kok. Lebih gila lagi, mau pajang foto narsisipun tidak ada yang marah. Justru membuktikan blogger hadir di acara tersebut. Jadi menurutku Mak, gak penting omongan orang. Buktinya undangan buat blogger maiun banyak tuh. Itu bukti blogger mulai diperhitungkan. Blogger? siapa takut!

    BalasHapus
    Balasan
    1. bener banget bunda....kita memang tetap harus menunjukan identitas qta BLOGGER! yang menulis tanpa intervensi segala aksi....
      makasih ya mampirrr

      Hapus